Seribu Keutamaan Imam Ali as bagian (41) TANTANGAN DUEL BUAT MUAWIYAH

Inilah kualitas pemimpin sejati, yang tidak mau mengorbankan anak buahnya.
Tipikal pemimpin ini juga dapat dikaji dalam diri Rasulullah. Dalam situasi yang genting, Rasul selalu mengedepankan keluarganya sendiri misal saat bermubahalah, hijrah dll

—————-
Imam Ali as menjawab tantangan Muawiyah untuk berperang:
“Anda menyerukan perang denganku!

Jika begitu, kesampingkan orang banyak.

Keluarlah untuk berhadapan muka denganku,

demi penyelamatan nyawa barisan petempur.
Akulah Abul Hasan,

penebas kepala kakekmu(1), pamanmu(2) dan saudaramu(3) pada Perang Badar.
Kini pedang itu masih ada padaku.

Dengan semangat hatiku yang dulu,

aku jumpai lawanku saat ini.

Aku bukan berasal dari agama pagan kepada Islam.

Aku tidak pernah menggantikan nabi yang lama dengan nabi yang baru”
[Mutiara Nahjul Balaghah. Misan (1991). Hlm 75]

Catatan:

(1) Utbah bin Rabiah

(2) Walid bin Utbah

(3) Handzalah bin Abi Sufyan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s